Penyakit Negeri Hari ini

Oleh: Dwita S.

Negeriku meradang! Oh ini adalah kata orang yang sedang berpenyakit dalam. Sakitnya pedih. Lidah tak bisa membendung menjawab penyakit negeri. Ngeri. Harus diobati. Tapi tak punya anestesi. Lalu siapa yang dicari?

Waktu di negeri ini disinyalir teranulir. Bak bola bergilir, hampir semua diplintir.

Negeri yang haus akan lentera. 5 tahun berkuasa, meronta jiwa jiwa yang tak dikenal asalnya. Seruan mereka, dibuang cuma cuma. Katanya beras untuk makan aman, faktanya tak cukup untuk makan. Aneh, kan?

Penyakit negeri hari ini tidak mudah diakhiri. Anestesi tak mempan. Ya tentu saja. Penyakit negeri luar biasa. Dari asal yang salah berujung tebar fitnah. Parahnya, sudah terbukti berdosa, masih tidak terima.

Manusia memang bukan tuhan. Tentu saja. Semakin panas saja, seperti tak ada hukum. Gerah kah?

Sudah.. sudah..sudah.

Sudahi itu dengan berpasrah pada tuhan.

Let Allah block your manner. Because He has seen. He has known.

Medan, 21 April di masa milenal

Ttd